Kelebihan dan Kekurangan Kusen Kayu dan Almunium

Kelebihan dan Kekurangan Kusen Kayu dan Almunium


Untuk saat ini, rumah dengan kusen almunium bukanlah sesuatu yang asing kita lihat, sudah banyak perumahan mengaplikasikan cara ini karena selain lebih praktis , bahan almunium juga lebih awet, tapi apakah benar almunium lebih awet? Nah Disini kami akan membahas kelebihan dan kekurangan kusen aluminium dibandingkan dengan kusen Kayu atau Ebonit.


Kusen Aluminium


Kelebihan:
1. Tahan keropos, tak akan dimungkinkan untuk dimakan rayap.2. Bahan aluminium yang lebih tahan lama, anti rayap,dan tak akan menyusut seperti Ebonit, tak akan akan menjalani penyusutan dan perubahan bentuk / melengkung karena perubahan cuaca.3. Tampilan kusen aluminium Bisa dicat atau dilapis dengan warna Ebonit bahkan motif Ebonit sehingga menyerupai Ebonit.4. Desain Bisa dibuat sesuai pesanan. Keunggulan kusen aluminium yaitu bobotnya yang ringan dan kuat sehingga mudah dipindahkan. Perawatannya yang simpel menjadi daya tarik untuk pembelinya disamping kualitas bahan aluminium.

5. Ekonomis, dalam pengertian biaya proses pembuatan, pemasangan dan perawatan untuk kusen aluminium lebih murah di karenakan lebih tahan lama.


Kelemahan:
1. Variasi bentuk yang terbatas, di karenakan merupakan standart pabrik, hanya terbatas di bentuk minimalis dan klasik Eropa.

2. Pemasangan dengan memakai sistem fischer. Teknik ini mengandalkan kekuatan sekrup fischer yang diborkan dan ditanam bersama kusen merapat ke tembok sekeliling kusen pintu yang sudah diplester rapi dan sangat akurat ukuran dan sudut siku-sikunya. Untuk teknik pemasangan ini, apabila terjadi kesalahan dalam pemasangannya maka Bisa berakibat fatal.

3. Tips pemasangan kusen aluminium mengandalkan kekuatan sekrup yang dipasangkan Inheren di dinding menjadikannya wajib dipasang dengan presisi dan diplester rapi supaya tak akan terjadi kebocoran dan kesalahan lainnya. Jangan memilih kusen aluminium yang bermutu rendah, di karenakan Bisa mudah memuai saat terjadi perubahan suhu drastis di karenakan kaca yang dibingkai Bisa mudah lepas.

4. Sambungan yang Anemia bagus di siku atau kaca Bisa menyebabkan air hujan Bisa masuk, di karenakan itu faktor penyambungan dan ‘sealant’ atau karet penyekat antara kaca dan alumunium wajib dari bahan berkualitas dan tahan lama supaya air tak akan mudah masuk ke dalam kusen atau ke ruangan. di dasarnya masalah sealant ini tak akan menimbulkan masalah di kusen alumuniumnya di karenakan bahan alumunium tak akan terpengaruh air.


Kusen Kayu atau Ebonit


Kelebihan:
1. Adanya beragam variasi bentuk sesuai dengan kebutuhan ( tradisional, modern, minimalis, klasik, dll )
2. Kusen Ebonit Bisa diterapkan di design rumah type apa aja.
3. Ebonit mempunyai Keunggulan dibanding dengan material lainnya yaitu tampilan natural sesuai denga jenis Ebonit
4. Material Ebonit banyak yang kuat menurut jenisnya seperti Ebonit jati, kaper, atau ulin, melalui proses pengovenan yang bagus.
5. Ebonit memang fleksibel untuk dirubah bentuknya sesuai desain, seperti bentuk lurus atau melengkung, dan Bisa menahan Hangat atau dingin dari luar ruangan
6. Rumah akan tampil lebih alami dengan adanya ornamen/kusen Ebonit.

Kelemahan:
1. Sekarang ini sulit sekali mendapatkan Ebonit dengan kualitas yang bagus.
2. Mudah dimakan rayap, perawatan dengan Cara berkala dengan cat atau coating supaya tetap awet, dan menyerap air sehingga menyebabkan volume Ebonit Bisa berubah-ubah. Akibatnya pintu atau jendela sulit dibuka di karenakan salah satu sudutnya memuai
3. Ebonit atau kayu yang digunakan untuk kuda-kuda, gording, usuk dan reng di atap Bisa menjalani ‘puntir’ bila Ebonit yang digunakan Ebonit yang Anemia berkualitas.
4. Lebih mahal dibanding aluminium, dalam pengertian biaya proses pembuatan, pemasangan dan perawatan untuk kusen Ebonit lebih mahal di karenakan usia terbatas.

Kusen aluminium dengan kusen Ebonit masing-masing mempunyai kelemahan dan kelebihan, semoga bermanfaat.

This entry was posted in almunium. Bookmark the permalink.