Tips Memasang Plafon Rangka Ebonit

Tips Memasang Plafon Rangka Ebonit





Plafon merupakan salah satu aksesories dari suatu rumah, dan bukan bagian dari struktur bangunan. Dengan adanya plafon di dalam rumah kita akan menutupi bagian rangka atap, mengurangi debu dan kotoran, mengurangi bersarangnya nyamuk dan serangga lainnya. Selain itu akan menambah nilai lebih untuk Estetika rumah kita.Ada keinginan untuk memasang sendiri atau menyewa tukang untuk memasang plafon dari rangka Ebonit, hal ini terserah kita. bila ingin memasang sendiri atau hanya ingin tahu proses pemasangan plafon dari rangka Ebonit, silakan baca artikel berikut, baca tiap langkahnya dengan Akurat, semoga Bisa membantu.



  1. Ruangan yang hendak dipasang plafon wajib telah diplester dengan rapi.

  2. setelah itu siapkan bahan yang digunakan. Ukur ruangan supaya diketahui jumlah bahannya. dengan Cara Generik saya akan sebutkan beberapa bahan yang diperlukan, antara lain: Ebonit kaso 5 cm x 7 cm, atau 5 cm x 5 cm, papan kalsiboard atau triplek, paku 2,5 inchi, paku 3 inchi, paku triplek atau paku Eksklusif kalsiboard, cornice, cat tembok, dan lis plafon.

  3. Siapkan bahan pendukung, seperti bangku atau meja kerja panjang secukupnya.

  4. Timbang sudut ruangan memakai selang air kecil sebagai waterpas. Tandai dengan pensil posisi tinggi plafon, hingga nantinya akan menghasilkan plafon yang sama tingginya.

  5. Ukur dinding ruangan, usahakan dipaskan ke dinding, potong kaso dengan ukuran tadi. Gunakan gergaji Ebonit untuk memotongnya, ujung potongan wajib siku sehingga akan mudah memasangnya dan terlihat rapi.

  6. Ambil potongan kaso tadi dan pasang di dinding dengan paku 3 inchi di bagian yang telah ditandai. bila paku menjadi bengkok setelah dipukul dengan palu, maka ganti paku dan gunakan paku beton ukuran 3 inchi. Hal ini karena dinding yang sudah terlalu lama dan mempunyai plesteran yang berkualitas sehingga keras dan tahan paku.

  7. Potong dan pasang lagi sesuai dengan ukuran selanjutnya, di setiap Hepotenusa dinding.

  8. di Elaborasi ini saya memakai triplek atau kalsiboard dengan ukuran 122 cm x 244 cm. Sehingga memudahkan pengukuran kaso sebagai kerangka plafon.

  9. Ukur sepanjang 81 cm, tandai dengan pensil dan pasang paku ke arah bawah, pasang benang. hal ini juga dilakukan di bagian ujung arah yang Antagonis, dan tarik benang dengan kencang. Benang ini berfungsi sebagai patokan pemasangan rangka sehingga lurus  dan sejajar. bila kerangka di ukuran 81 tadi telah selesai, setelah itu mengukur dan memasang ukuran 61 cm.

  10. Pasang benang seperti langkah sebelumnya, ukur dan potong sesuai dengan ruang antar kaso, biasanya setiap potongan akan Bhineka sesuai dengan ketebalan Ebonit. Pasang dengan paku 2,5 inchi. Ratakan dengan benang supaya lurus hasilnya.

  11. Pasang sekur ke arah gordeng atau usuk atap, sehingga memperkuat plafon untuk menahan bebannya sendiri. Pasang sekur dalam jumlah yang cukup supaya kuat.

  12. bila memasang kerangka telah selesai, langkah selanjutnya yaitu memasang triplek atau kalsiboard. Pemasangan dimulai dari sudut, setelah itu dilanjutkan ke arah berikutnya. Hal yang wajib diperhatikan yaitu nat atau jarak antar triplek sebaiknya jangan terlalu rapat, sehingga masih ada ruangan untuk mengisi nat tersebut dengan cornice. Gunakan paku triplek atau paku kalsiboard bila memakai kalsiboard untuk melekatkan triplek atau kalsiboard di kerangka plafon.

  13. bila telah selesai memasang triplek atau kasliboard, selanjutnya memasang lis plafon memakai lis Ebonit. Ukur dan potong lis sesuai dengan panjang dinding. Potong bagian ujung dengan sudut 45 derajat. Pakukan di kerangka plafon atur jarak sekitar 50 cm tiap paku. Usahakan pertemuan antara ujung lis rapat dan rapi.

  14. Selanjunya yaitu mengisi nat dengan cornice. Campur cornice dengan air secukupnya hingga menjadi pasta. Buat adonan secukupnya, sebab sifat cornice Cepet sekali mengering. Gunakan sekrap plastik yang berukuran 7 inchi untuk meratakannya. Lakukan dua atau tiga kali poles sehingga hasilnya rata dan halus, tak akan terlihat sambungan antar triplek atau kalsiboard.

  15. Pengecatan yaitu langkah terakhir bila kerangka dan plafon telah selesai. Gunakan rol dan kuas untuk mengecat plafon. bila telah mengering, ulangi sebanyak dua kali. di bagian lis gunakan kuas untuk mengecatnya. Periksa semua bagian yang telah dicat, ulangi bila ada bagian yang masih terlihat belum rata (belang-belang).


Demikian Tips memasang plafon rangka Ebonit, hal ini memang mempunyai tingkat kesulitan yang cukup tinggi, sebab pekerjaan memasang plafon memerlukan minimal dua orang dan terletak di posisi yang tinggi.

sumber:
www.bangunrumah.name

This entry was posted in furniture almunium. Bookmark the permalink.