Tutorial Membuat Batako

Tutorial Membuat Batako



Batako merupakan campuran antara semen, pasir, kerikil dan air. Batako biasanya dipergunakan sebagai material pengganti batu bata. bila dibandingkan dengan batu bata, batako mempunyai keuntungan yang lebih bagus, seperti : beratnya hanya 1/3 dari batu bata untuk jumlah yang sama. Batako Bisa disusun 4 kali lebih Cepet dan cukup kuat untuk semua penggunaan yang biasanya memakai batu bata. Lebih ramah lingkungan dari di batu bata tanah liat, di karenakan tak akan wajib dibakar.


Namun dibalik itu batako mempunyai kelemahan bila dibanding dengan batu bata, yaitu lebih Hangat. Batako sendiri mempunyai berbagai bentuk, yang dikenal dimasyarakat saat ini merupakan batako padat dengan batako berlubang. Bedanya hanya di cetakan aja, dan ingat walaupun batako berlubang volume nya tak akan sama dengan batako padat tapi wajib mempunyai kekuatan setara dengan batako padat.


Bahan – bahan yang diperlukan untuk membuat batako merupakan :

  • Semen

  • Air

  • Kerikil kasar

  • Pasir (ukuran halus hingga 5 mm)


Peralatan yang diperlukan :

  • Cetakan batako

  • Ayakan pasir

  • Kotak adukan

  • Sendok semen

  • Sekop

  • Cangkul

  • Ember dan ember penyiram

  • Plastik (untuk menjaga kelembaban)


Persiapan :
Siapkan perkakas, peralatan dan bahan. Ayak pasir pertama dengan ayakan pasir 1 cm2 ntuk memisahkan batu-batu yang besar. Lalu ayak lagi dengan ayakan yang lebih kecil untuk mendapatkan pasir halus. Pasir wajib Higienis dari kotoran, sampah dan lumpur.
Mengaduk BatakoKali ini akan dibahas mengaduk batako dengn tangan, jangan lupa siapkan sarung tangan plastik. Langkah-langkah mengaduk beton dengan tangan merupakan sebagai berikut :

  • Taburkan sejumlah pasir yang telah diukur setebal 10 cm di kotak adukan

  • Tuang semen di atas pasir dan aduk keduanya dengan Cara bersama-sama hingga warna keduanya tercampur;

  • Bentuk adukan menjadi gundukan, dan buat lubang seperti cekungan di tengah;Siram dengan sedikit air dengan Cara perlahan dan aduk hingga terbentuk pasta yang merata;bila memakai kerikil, sekarang tambahkan dalam Dosis yang sesuai kerikil dan aduk hingga setiap kerikil terlapisi dengan Cara merata;

  • Periksa adukan: ambil segenggam penuh adukan dan bentuk seperti bola kecil. bila bola tersebut tak akan retak, dan tangan sedikit basah, adukan siap untuk dicetak.

  • Untuk perbandingan adukannya digunakan 1 bagian semen bermutu bagus + 2 bagian pasir sungai yang  Higienis + 3 bagian kerikil + Air secukupnya


Langkah selanjutnya merupakan siapkan alat cetakan.

  • Masukkan adukan beton kedalam ember

  • Tempatkan bagian bawah cetakan ke tempat yang benar (di bawah atap atau tempat teduh lainnya)

  • Beri oli dibawah cetakan

  • Tuang adukan beton kedalam cetakan

  • Letakkan alat tekan cetakan di atas bagian bawah cetakan

  • Tekan alat tekan lurus ke bawah hingga “bagian kakinya” menyentuh lantai di ke dua Hepotenusa

  • Injak dengan kaki ke atas “kaki” alat tekan cetakan, tekan cetakan, ambil pegangan bagian bawah cetakan, perlahan – Area  angkat bagian atas cetakan

  • Letakkan bagian bawah cetakan ke tanah dengan Cara perlahan

  • Keluarkan peralatan tekan dari bagian bawah cetakan; pisahkan ke samping

  • Perlahan-Area angkat bagian bawah cetakan ke atas, dan tempatkan di samping batako yang baru jadi

  • Biarkan batako yang baru selama 1 hari, jangan tersambar sinar matahari langsung

  • Setelah 1 hari, batako ditumpuk dan dilakukan curing selama seminggu

  • Bersihkan cetakan dari debu dan beri minyak lagi di cetakan dan batako berikutnya siap dicetak.


Semoga bermanfaat.

This entry was posted in almunium desain. Bookmark the permalink.